Stik Singkong BOOMBAYAH

Stik Singkong BOOMBAYAH

BOOM BOOM BOOM BOOM

BOOMBAYAH merupakan nama produk makanan yang diproduksi oleh mahasiswi-mahasiswi Teknologi Pangan Universitas Surya selama semester 6. Pada post SPP-IRT? WE GET IT! saya telah menjelaskan taktik yang dapat dilakukan ketika kalian akan menjalani proses terakhir sebelum mendapatkan SPP-IRT yaitu inspeksi.

BOOMBAYAH? It refers to stik singkong berbentuk seperti korek api yang digoreng dan dibumbui. Teksturnya renyah, mudah dibawa kemana-mana karena dikemas dalam pouch, dan rasanya enak. Varian yang tersedia ada rasa balado, keju, dan rumput laut.

Ingin membuat BOOMBAYAH? Caranya so easy kok. Siapkan…

Bahan:

  • Singkong segar.
  • Minyak goreng
  • Bumbu

Alat:

  • Pisau
  • Talenan
  • Wajan
  • Saringan
  • Sudip

Proses pembuatannya BOOMBAYAH cek disini.

BOOMBAYAH

826511

Ini beberapa costumer BOOMBAYAH

eat boombayah, be happy

SPP-IRT? WE GET IT!

SPP-IRT? WE GET IT!

I’m back!

Setelah sekian lama vakum dari menulis blog ini, akhirnya saya bisa kembali lagi. Kali ini saya akan mengungkapkan kisah di balik nama Stik Singkong Boombayah.

Ketika mendengar “stik singkong boombayah”, hati ini terasa bergetar. Stik singkong Boombayah merupakan produk yang dibuat oleh kelompok tebu. Untuk apa membuat stik singkong Boombayah? To be honest, itu adalah sebuah perintah yang ditugaskan oleh seorang dosen di mata kuliah Keterampilan Manajemen untuk membuat sebuah produk pangan yang dapat dijual. Tetapi, sebenarnya ada sebuah makna tersembunyi di balik tugas itu. Dari tugas itu, kami sekelompok dapat belajar:

  1. Cara membuat sebuah produk pangan dengan kualitas terbaik dan disukai konsumen. Caranya? Dengan melakukan trial berulang kali hingga didapatkan resep terbaik
  2. Cara mendapatkan izin edar untuk produk pangan yaitu nomor PIRT
  3. Cara mengatur waktu dengan sebijaksana mungkin.

Cukup basa-basinya. Inilah hasil jerih payah kami selama 1 semester demi mendapatkan SPP-IRT STIK SINGKONG BOOMBAYAH.

This is so so so PRECIOUSSSS for us.

spp-irt-boombayah.jpg

SPP-IRT atau Sertifikasi Produksi Pangan Industri Rumah Tangga merupakan izin edar yang dimiliki oleh pengusaha atau pemilik perusahaan rumah tangga yang memproduksi makanan atau minuman. Izin ini diberikan setelah pihak Dinas Kesehatan melakukan inspeksi di tempat produksi produk tersebut. Tujuan pengeluaran izin ini adalah untuk menjamin kualitas produk makanan atau minuman sehingga dapat diedarkan di pasaran dan konsumen pun merasa terlindungi. SPP-IRT ini diterbitkan kurang lebih 3 minggu setelah proses inspeksi.  SPP-IRT berlaku 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang selama memenuhi persyaratan dan dapat pula dicabut bila pihak produsen tidak menaati aturan yang ada.

Saat inspeksi, petugas akan mengecek bagaimana alur proses yang dilakukan untuk memproduksi sebuah produk pangan. Mereka juga memgambil gambar (memfoto) di setiap proses produksi kami. Saran dari saya ketika kalian sudah mencapai tahap inspeksi:

  • Jaga kebersihan dapur
  • Sediakan tempat sampah tertutup. Lebih baik lagi jika dipisahkan antara sampah kering dan sampah basah
  • Toilet harus selalu tertutup dan sebaiknya jauh dari tempat proses produksi
  • Jangan ada hewan peliharaan di tempat produksi. Jika memang memiliki hewan peliharaan, sebaiknya diungsikan dulu ke rumah tetangga 🙂
  • Jangan pakai perhiasan, hapus kutek, potong kuku
  • Pakai masker, hairnet, dan apron

Untuk lebih jelasnya, kalian bisa membaca hal-hal yang biasa diperhatikan saat proses inspeksi di Per_SPP-IRTP

Sekian mengenai SPP-IRT STIK SINGKONG BOOMBAYAH, semoga bermanfaat 🙂

You know I will get you

How to make a good video?

How to make a good video?

V I D E O ….

Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan kata “video”. Video adalah gabungan dari visual dan audio. Artinya, dalam sebuah video harus ada visual dan audio. Visual berupa gambar yang dapat dilihat dan audio berupa suara yang dapat didengar.

Bagaimana sih membuat video yang enak dan bagus untuk ditonton?

  • Kamera harus stabil (posisi kamera tetap dan objek yang bergerak)
  • Kamera boleh bergerak jika ada tujuannya (misalkan menunjukkan bahwa sebuah pensil ada di atas meja, dan meja tersebut ada di dalam kelas)
  • Suara yang digunakan adalah suara perut
  • Perhatikan white balance
  • Format (1. Wide/long shot, yang berisi 1 objek dan lingkungannya; 2. medium, yang berisi ada siapa dan sedang melakukan apa; 3. close up, misalkan seseorang sedang berbicara; 4. super close up, yang berisi hal yang detail misalkan seseorang kepedasan dan yang dishot adalah bibirnya yang merah)

See you in the next post!

Alur Kasus Pidana

Alur Kasus Pidana

Pada post Peraturan Pangan, saya telah menguraikan tahapan yang dilalui seseorang jika terkena kasus pidana. Kali ini, saya akan me-review kembali mengenai kasus pidana. Prosesnya sangat panjanggg, ribettt, dan rumitttt sekali, so sebisa mungkin kalian harus hindari yaa hehehe 🙂

  1. Pelaporan (korban lapor ke polisi)
  2. Penyelidikkan (saksi boleh ditemani advokat, saksi tidak boleh bohong, tapi tersangka boleh bohong)
  3. Penyidikan (sudah ada tersangka. Berkas lengkap dan dikirim ke kejaksaan. Penyidik: polisi, KPK, jaksa, PNS)
  4. Penuntutan (dilakukan oleh jaksa dan disebutkan dugaan misalkan melanggar UUD Ketenagakerjaan No 1 pasal 2. Lalu jaksa menyusun surat dakwaan dan dilimpahkan ke pengadilan. Hanya beberapa jaksa yang menjadi JPU atau jaksa penuntut umum. Pendataan dilakukan di pengadilan dan majelis hakim menetapkan kapan sidang pertama dilakukan.)
  5. Pengadilan (sidang pertama dilakukan untuk membacakan dakwaan maupun subsider. Contoh subsider: kalau tidak kena pasal a, berarti kena pasal b. Lalu terdakwa dapat menyampaikan esepsi. Esepsi bisa disebabkan karena kesalahan jenis pengadilan dan tempat pengadilan. Misalkan kasus pencurian tapi diadili di pengadilan korupsi atau TKP terjadi di Bogor tapi diadili di Jakarta. Setelah esepsi disampaikan, jaksa pun dapat menangkis yang disebut dengan jawaban esepsi. Misalkan terdakwa selain melakukan pencurian, ternyata korupsi juga. Kemudian terjadi replik dan duplik secara bergantian hingga hakim memutuskan yang disebut putusan sela)
  6. Pemeriksaan saksi (ada saksi yang bersifat meringankan dan memberatkan hukuman terdakwa)
  7. Pemeriksaan terdakwa
  8. Pembacaan tuntutan (disebutkan keterangan seperti terdakwa terbukti melakukan korupsi dan melanggar pasal 2. Dakwaan dan tuntutan harus sama, misalnya dakwaan mengenai korupsi dan tuntutan juga mengenai korupsi)
  9. Pembelaan/pledoi
  10. Jawaban jaksa (replik)
  11. Jawaban pengacara (duplik)
  12. Putusan (jika terdakwa tidak terima terhadap putusan, bisa mengajukan banding. Selain terdakwa, jaksa pun dapat melakukan banding. Banding dilakukan di pengadilan tinggi. Jika masih tidak puas, bisa mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.)
  13. Terdakwa masuk penjara (terdakwa menjadi terpidana)

Sampai jumpa di post berikutnya!

 

Laporan Keuangan Perusahaan (2)

Laporan Keuangan Perusahaan (2)

Pada post sebelumnya, saya telah menjelaskan beberapa hal dasar terkait laporan keuangan. Pada dasarnya, setiap perusahaan wajib membuat laporan keuangan di periode tertentu. Biasanya, laporan keuangan dibuat per tahun agar memudahkan pendokumentasian dan perekapan. Dengan adanya laporan keuangan, sebuah perusahaan dapat dengan mudah mengetahui keadaan ekonominya.

Apakah laba atau rugi?

Berapa jumlah uang yang dimiliki perusahaan?

Adakah perubahan laba/rugi yang didapatkan setiap tahunnya?

Banyak hal yang bisa didapat dan dikontrol dengan adanya laporan keuangan tersebut. Nah, kali ini saya akan menjelaskan kembali mengenai laporan keuangan. Jangan bosan2 ya 🙂 Diulang berkali-kali agar semakin ingat.

 

Balance sheet

ASET = MODAL + PIUTANG – UTANG

atau bisa dibalik menjadi

MODAL = ASET + PIUTANG – UTANG

 

Income statement

Penghasilan – biaya produksi = Gross profit

Gross profit – biaya lain = Income profit (laba sebelum pajak)

*biaya lain = bunga, biaya fotokopi, sewa komputer, gaji direksi, pemasaran, penyusutan, gaji pegawai non produksi, kendaraan, biaya rutin (listrik, air)

Income profit  – pajak = laba bersih

*laba bersih dapat digunakan sebagai tambahan modal atau dikembalikan ke pemberi modal (deviden)

 

Cash flow

Uang kas awal + uang penghasilan = uang kas

Uang kas – pengeluaran = uang kas akhir

*pengeluaran = tagihan, gaji, biaya bahan baku

Uang kas akhir otomatis akan menjadi uang kas di awal tahun

 

Semoga post ini bermanfaat untuk teman-teman 🙂

 

 

Laporan Keuangan Perusahaan

Laporan Keuangan Perusahaan

Jika pada post sebelumnya telah dijelaskan mengenai istilah-istilah dasar keuangan, pada post kali ini saya akan menguraikan bagaimana pembuatan laporan keuangan. Laporan keuangan menjadi hal yang paling penting di suatu perusahaan. Laporan keuangan dapat menggambarkan kesehatan keuangan suatu perusahaan. Fungsi dari laporan keuangan adalah sebagai dasar bagi pihak manajemen dalam membuat keputusan strategis.

Laporan yang menjadi fokus pada post ini terdiri dari 3 jenis, yaitu balance sheet, income statement, dan cash flow.

Balance sheet atau neraca keuangan = laporan keuangan yang mencakup aset, kewajiban, dan modal. Neraca ini dapat membantu pihak manajemen untuk melihat kondisi keuangan perusahan baik dari modal yang dimiliki, kewajiban-kewajiban perusahaan, dan aset yang dimiliki. Laporan ini membantu pemberi modal mengetahui besar untung yang ia dapatkan dalam 1 tahun bila ia menanamkan modal sebesar sekian.

Modal – utang + piutang = aset

Income statement atau profit and loss statement atau laporan laba rugi = bagian dari laporan keuangan sebuah perusahaan yang dibuat pada periode tertentu, berisi mengenai unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan, sehingga dapat diketahui besar laba atau rugi bersih perusahaan tersebut.

Cash flow statement atau laporan arus kas = bagian dari laporan keuangan sebuah perusahaan yang dibuat pada periode tertentu, berisi aliran masuk dan keluar uang (kas) perusahaan tersebut. Laporan ini hanya dapat melihat apakah perusahaan memiliki uang atau tidak.

Istilah dalam laporan keuangan :

Hasil penjualan = semua produk yang terjual x harga jual per unit

Laba operasi = laba dari produksi

Biaya lain = biaya diluar produksi (misalnya bunga, fotokopi, sewa komputer, gaji direksi, biaya pemasaran, biaya penyusutan)

Deviden = hasil atau keuntungan yang dikembalikan ke pemilik modal

Bangkrut = situasi tidak mampu membayar kewajiban

Hasil penjualan – biaya produksi = laba operasi

Laba operasi – biaya lain = laba sebelum pajak

Laba sebelum pajak – pajak = Laba bersih

Pada umumnya, uang kas ditutup di akhir tahun sehingga uang kas di awal tahun sama dengan uang kas di akhir tahun. Jika uang kas tidak dikembalikan ke pemilik modal, maka disebut dengan laba yang ditahan. Sekian penjelasan mengenai laporan keuangan.